Korea Utara Ancam Serang AS

Tuesday, 23 June 2009 SEOUL(SI) – Korea Utara (Korut) yang membanggakan kekuatan nuklirnya kemarin mengancam akan menyerang Amerika Serikat (AS) karena mengikuti salah satu kapal kargo Pyongyang.

Surat kabar corong Pemerintah Korut Rodong Sinmun menyebutkan, Washington telah membangun kekuatan regional dan menuduh upaya kapal perang AS menghentikan dan memeriksa kapal kargo sebagai tindakan ceroboh. ”Omong kosong kalau Korut merupakan ancaman bagi AS. Sebaliknya,Pemerintah AS adalah pihak yang mengancam Korut. Korut siap menyerang balik jika diserang,” demikian salah satu pernyataan yang ditulis Rodong Sinmun.

”Sepanjang negara kami menjadi kekuatan nuklir, AS sebaiknya mencermati dengan siapa mereka berhadapan,” demikian yang ditulis Rodong dalam editorialnya. ”Merupakan kesalahan besar bagi AS jika berpikir mereka bisa aman jika memulai perang di Semenanjung Korea.” Ancaman itu dikeluarkan Korut setelah Presiden AS Barack Obama dalam sebuah wawancara di CBS yang ditayangkan kemarin mengatakan,Washington bersiaga penuh untuk menghadapi potensi peluncuran rudal Korut ke arah teritorial AS.

”Pemerintahan ini –dan militer kita– bersiaga penuh untuk menghadapi segala kemungkinan,”ujar Obama saat ditanya tentang kemungkinan Korut akan menembakkan rudal ke arah Hawaii sekitar tanggal 4 Juli, tepat pada perayaan Hari Kemerdekaan AS. Ketika ditanya apakah pernyataannya itu merupakan peringatan Washington untuk respons militer, Obama menjawab, ”Tidak. Ini hanya pernyataan bahwa kita disiagakan untuk kemungkinan apa saja.Saya tidak mau berspekulasi.

Tapi, saya juga ingin memberikan jaminan kepada rakyat Amerika bahwa jika T (teritori) dilanggar dan I disiapkan untuk apa pun yang terjadi.” Polling Gallup yang dirilis pekan lalu menemukan 51% warga Amerika yakin Korut melancarkan ancaman langsung terbesar ke keamanan AS, disusul Iran, Iran, Afghanistan,dan Pakistan. Ketegangan di wilayah Semenanjung Korea memang meningkat akhir-akhir ini, terutama setelah Korut meluncurkan roket jarak jauh pada 5 April silam, yang dilanjutkan tes nuklir kedua pada 25 Mei.

Upaya tersebut membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya memutuskan memberikan sanksi lebih berat lagi terhadap negeri komunis tersebut karena dianggap mengancam perdamaian dunia. Bersama dengan PBB, AS menerapkan larangan ekspor dan blokade pengapalan ke Korut sebagai langkah mengisolasi Korut mendapatkan suplai bahan persenjataan yang bisa menjadi komponen rudal. Namun, sanksi PBB itu ditanggapi Korut dengan ancaman tes uji coba rudal balistik lainnya yang diduga bisa menjangkau wilayah Hawai,AS,kampung halaman Obama.

Sejumlah sumber mengatakan, Korut telah bersiap melakukan tes rudal balistik yang kemungkinan diluncurkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan AS,4 Juli. Sementara itu, langkah AS menghadapi rencana uji coba nuklir Korut juga dilakukan dengan meningkatkan kesiagaan di wilayah perairan, meski hal ini kemudian memunculkan kemarahan Korut. Militer AS telah meningkatkan pertahanannya di Hawaii atas kemungkinan peluncuran rudal Pyonyang ke arah pulau itu.

Menteri Pertahanan Robert Gates telah menyetujui penempatan senjata Theatre High Altitude Area Defense (THAAD) yang ditujukan untuk menembak jatuh rudal balistik. Sementara itu, pemimpin Korut Kim Jong-il disebut sedang sehat dan kekuasaan masih kuat.Dia butuh memamerkan kekuatan militernya untuk mengkonter pemberontakan dari dalam negeri.

”Ketidakstabilan sosial telah meningkat di Korut.Jadi Kim Jongil harus terus memperkuat basis kekuatan domestiknya,”ujar Menteri Unifikasi Korea Selatan (Korsel) Hyun In-taek. (AFP/Rtr/sugeng wahyudi)

3 komentar:

Anonim mengatakan...

wah..kayanya ramalan 2010 perang dunia 3 bakal terjadi nih..hehehehee

Unknown mengatakan...

hei, cuy.....
gw suka blog loe
tampilannya buat gw cool, langka, misterius dan ada jg tambahan adventurenya.....

^^ mengatakan...

@aiey

terima kasih mas!!
boleh kok kalo dijadikan teman di BLOG..

hehe

@anonim

kalo iya, AS bisa - bisa ngukutin F-35 ama Raptor tuh...

Posting Komentar