Tempat Pemandian Purbakala DITEMUKAN




SEMARANG--MI:
Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) yang melakukan penggalian benda cagar budaya (BCB) di Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jumat (3/7), menemukan bangunan kuno yang diperkirakan merupakan tempat pemandian.

BP3 diperkirakan masih bisa menemukan BCB berharga lain, sebab penggalian yang dilakukan baru sekitar 20 persen.

Petugas Penggambaran Subkelompok Pemugaran BP3 Jetang, Andriyanto, mengatakan, penggalian melibatkan lima tenaga dari warga lokal dan seorang koordinator lapangan dari BP3 Jateng, serta seorang petugas gambar.

Di sebelah utara lokasi penggalian sudah ditemukan Candi Ngempon yang merupakan tempat ibadah agama Hindu. "Jadi, dari bentuknya sementara, BCB yang ditemukan adalah tempat pemandian atau menyucikan diri," katanya.

Di atas sudut pagar tangga masuk ditemukan arca berupa gajah duduk atau dikenal dengan arca ganesha. Jarak antara permukaan tanah dan atap benda cagar 1,2 meter dan ketinggian pagar 1,5 meter. (Ant/OL-04)

Endeavour Diluncurkan Sabtu..

















FLORIDA--MI:
Pesawat ulang alik Endeavour telah melakukan persiapan akhir, Kamis (9/7) di Stasiun Ruang Angkasa Kennedy, Florida, Amerika Serikat, untuk peluncuran yang dijadwalkan dilakukan pada Sabtu 11 Juli nanti.

Endeavour akan mengorbit selama 16 hari dengan misi berada di Stasiun Ruang Angkasa Internasional, dan dijadwalkan melakukan lima kali perjalanan di ruang angkasa. Selain itu, para awak memiliki misi untuk menyelesaikan konstruksi laboratorium eksplorasi ruang angkasa milik Jepang yang diberi nama Kibo.

Tingkat keterpilihan SBY kalahkan Obama!!

JAKARTA--MI: Susilo Bambang Yudhoyono memecahkan rekor Presiden AS Barack Obama sebagai presiden yang dipilih paling banyak oleh rakyatnya secara langsung, jika sistem hitung cepat benar.

"Tadi saya coba-coba hitung jika hasil hitung cepat konsisten dengan hasil KPU. Ada fakta yang menarik perhatian yakni (SBY) memecahkan rekor presiden yang dipilih secara langsung. Obama hanya dipilih oleh sekitar 69 juta rakyat AS," kata Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, di Jakarta, Kamis (9/7).

Ia mengatakan, jika hitung cepat itu benar, jumlah golput sekitar 20 persen dan jika suara tak sah 10 persen maka jumlah suara sah mencapai 70 persen.

Sementara itu jumlah pemilih yang tercatat di daftar pemilih tetap sekitar 170 juta. Artinya, jumlah suara sah sekitar 119 juta suara. Jika SBY menang dengan persentase 60 persen maka total suara yang memilih SBY sebesar 71 juta atau di atas Obama yang hanya 69 juta atau sekitar 52 persen dari jumlah pemilih AS.

Kemenangan SBY, katanya, semakin berarti karena jumlah capres di AS hanya dua sementara di Indonesia tiga pasangan. Tidak hanya itu, jumlah pemilih di AS juga lebih besar dibanding dengan di Indonesia. (Ant/OL-04)